Holla jadi ini saat pertama kali 4B dilaksanakan Loh Gaesss eheee
Elizabeth Puspaningrum Sinyor
Minggu, 03 Juni 2018
Jember, Maaf aku hanya bisa melakukan ini
Hallo,
Ini dia 4B (Bawa Bekal Buat Berubah)
Program yang saya buat bersama Pramuka SMA Negri 1 Jember dan Puji Tuhan masih berjalan hingga sekarang. Ada anugrah tersenderi mengapa Tuhan membiarkan saya Tetap berkuliah di Jember yaitu untuk bertemu pengalaman baru dan tetap menjalankan amanah ini. Semoga membantu walaupun sedikit. Semangat Prasmasa !!! Ini juga merupakan ungkapan terimakasih saya kepada adik-adik yang terus melanjutkan program ini. Maaf jika aku hanya bisa membuat kalian lelah. Tapi biarlah hati kalian yang menjawab. Dan semoga kebaikan Kalian senantiasa Tuhan balas. Semangat mengajar Kakak-Kakak!!!
kalian bisa cek kegiatan ini di @prasmasajember
Ini dia 4B (Bawa Bekal Buat Berubah)
Program yang saya buat bersama Pramuka SMA Negri 1 Jember dan Puji Tuhan masih berjalan hingga sekarang. Ada anugrah tersenderi mengapa Tuhan membiarkan saya Tetap berkuliah di Jember yaitu untuk bertemu pengalaman baru dan tetap menjalankan amanah ini. Semoga membantu walaupun sedikit. Semangat Prasmasa !!! Ini juga merupakan ungkapan terimakasih saya kepada adik-adik yang terus melanjutkan program ini. Maaf jika aku hanya bisa membuat kalian lelah. Tapi biarlah hati kalian yang menjawab. Dan semoga kebaikan Kalian senantiasa Tuhan balas. Semangat mengajar Kakak-Kakak!!!
Pengabdi Tugas
Nah ini sih versi H-5 Menit wkwkwkwkw Terimakasih kepada Ibu Gusti Ayu yang membuat kami kreativv dengan cara apapun ga harus corel kok ini pake word lohhh. Buat aku yang ga ada rasa seni ini udah bagus heuheu terhuraa
Pengabdi Tugas
Beginilah jika kamu kebanyakan berhayal lalu ngumpulkan tugas salah dan akhirnya bikin 2.
VERSI SALAH harusnya bikin tentang diri sendiri malah bikin tentang orang lain hehehehe
VERSI SALAH harusnya bikin tentang diri sendiri malah bikin tentang orang lain hehehehe
4B (Bawa Bekal Buat Berubah) Program Pemberantasan Buta Aksara di Jember
PELAJAR BINAAN MAARIF TEKAN BUTA AKSARA DI JEMBER
( SUMBER : http://maarifinstitute.org/pelajar-binaan-maarif-tekan-buta-aksara-di-jember/ )
Jakarta, MAARIF Institute. Pada 1-6 Agustus lalu, MAARIF Institute menyelenggarakan Jambore Pelajar se-Pulau Jawa untuk kali keempat di Surabaya dengan tema “Merawat Kebinekaan, Menolak Sektarianisme”. Tema tersebut diangkat mengingat beberapa tahun ini konflik atas nama sektarianisme marak terjadi, yang mana dapat mengancam disintegrasi bangsa dan perpecahan internal umat beragama.
Acara yang ditujukan bagi para pelajar SMA/se-derajat ini diikuti oleh 98 orang terpilih melalui proses seleksi. Mereka adalah para aktivis Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dan pengurus organisasi ekstra kurikuler. Sebanyak 28 sekolah dari 18 Kota/Kab. di Pulau Jawa mengikuti acara tahunan ini. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen MAARIF Institute dalam mengelola keberagaman di kalangan generasi muda.
Pada hari terakhir, para peserta ditugaskan untuk membuat Creative Mission Statement (CMS) sebagai gambaran singkat tentang tindak lanjut yang akan dilakukan ketika kembali ke sekolah dan lingkungan masing-masing. Jambore Pelajar didasarkan pada 12 Nilai Karakter Kebangsaan yang menjadi ruh selama acara berlangsung. Keduabelas nilai tersebut adalah Konteks Keimanan yang Mejemuk, Semangat Menuntut Ilmu, Jujur, Adil, Berbaik Sangka, Persahabatan, Empati, Peduli dan Tolong Menolong, Toleransi, Musyawarah, Cinta Tanah Air, serta Mengajak Kepada Kebaikan dan Mencegah Kemunkaran.
Salah satu tindak lanjut yang dilakukan oleh peserta, yang telah menjadi alumni, adalah Program 4B (Bawa Bekal Buat Berubah). Program 4B terdiri dari dua kegiatan, yaitu Gerakan dan Gebrakan 4B. Gerakan 4B adalah kegiatan rutin yang dilakukan setiap dua minggu sekali,berupa membawa bekal ke sekolah. Hal ini bertujuan untuk menyisihkan uang jajan seikhlasnya, di mana dana yang terkumpul digunakan untuk Gebrakan 4B.
Gebrakan 4B sendiri merupakan pelayanan sosial yang diharapkan dapat membawa perubahan pada daerah sekitar. Oleh Elizabeth Puspaningrum Sinyor(alumni Jambore Pelajar 2016) dan kawan-kawannya, Gebrakan 4B diterjemahkan dalam bentuk Penuntasan Buta Aksara.Hal ini dilatarbelakangi kegelisahan dan fakta bahwa Kabupaten Jember merupakan salah satu daerah yang memiliki angka buta aksara tinggi di Indonesia. Juga karena Elizh, begitu Elizabeth akrab disapa, terinspirasi dari Saka Pustaka yang ia geluti.
“Pulang Jambore, saya (Elizabeth) mendiskusikan dengan teman-teman tentang apa yang kami bisa lakukan sebagai pelajar di Jember. Akhirnya kami putuskan untuk membantu menuntaskan buta aksara sebagaimana yang sempat saya gagas ketika Jambore. Hal ini sebagai bentuk peduli dan tolong menolong yang materi dan contoh nyatanya saya dapat ketika Jambore berlangsung.” papar Elizh.
Langkah Nyata
Berkat kegigihannya dalam merencanakan program, tawaran Elizh dan kawan-kawannya yang tergabung dalam PRASMASA (Pramuka SMA Negeri 1 Jember) direstui oleh Kepala Sekolah. Bahkan Kepala Sekolah menginstruksikan agar melibatkan adik kelas supaya program yang digagas berkelanjutan. Hingga akhirnya PRASMASA menjadikan Program 4B menjadi Program Kerja Tetap Pramuka SMA Negeri 1 Jember.
Setelah mendapat restu dan dukungan penuh dari pihak sekolah, PRASMASA bertolak ke BPS (Badan Pusat Statistik) untuk mendapatkan data ihwal Buta Aksara di Jember. Di BPS mereka mendapatkan data yang dibutuhkan dan mulai menyusun strategi untuk mengurus perizinan ke lokasi yang akan dikunjungi.
Pada 7 Oktober lalu, PRASMASA mulai bergerak ke Antirogo untuk menyurvei lokasi, menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan, serta mengurus perizinan kepada pihak berwenang setempat. Bak gayung bersambut, warga setempat menerima dengan tangan terbuka. Sebelumnya, PRASMASA terlebih dahulu melakukan sosialisasi ke tiap kelas untuk merealisasikan Gerakan 4B. Selain itu, sosialisasi ini pun bertujuan untuk mencari relawan yang bersedia meluangkan waktu dan melibatkan diri dalam kegiatan Penuntasan Buta Aksara.
Setelah melewati rangkaian proses kegiatan, akhirnya untuk kali pertama program Penuntasan Buta Aksara dapat terealisasi pada Sabtu, 22 Oktober 2017, di Antirogo, Jember, Jawa Timur. Melihat kondisi Antirogo, program ini ditujukan bagi para ibu rumah tangga yang berasal dari beragam latarbelakang keagamaan.
Acara dimulai dengan orientasi dari perwakilan PRASMASA. Kemudian dilanjutkan dengan Pengenalan Huruf Latin. Pada prosesnya, sebagian anggota PRASMASA menjadi pengajar dan sebagian anggota lain mendampingi para ibu guna membantu mereka secara lebih dekat dan langsung. Setelahnya, ada permainan tebak huruf agar para ibu lebih bersemangat. Terlebih, ibu yang bisa mendapat pertanyaan akan mendapatkan hadiah yang telah dipersiapkan. Pelaksanaan kegiatan Pengentasan Buita Aksara ini juga dibantu beberapa siswa non-PRASMASA sebagai relawan.
Mengingat ini merupakan program rintisan, dalam perencanaannya, kegiatan ini dilaksanakan sekali dalam sebulan. Elizh berharap program ini dapat berlanjut, tak terhenti sampai ia menyelesaikan studi di SMA.
“Penuntasan Buta Aksara (pelaksanaan) ini baru pertama kali bagi kami. Kami berharap program ini dapat bertahan dalam waktu yang lama sebagaimana yang kami rencanakan bersama. Ini terbuka bagi semua warga yang membutuhkan, kami tidak melihat latar belakang suku dan agama,” pungkas Elizh, satu-satunya siswa beragama Katolik yang mengikuti Jambore Pelajar 2016. (PAF/MAD)
Ini dia Tips agar peserta seminar yang kalian undang tidak kecewa
Holla ,
Ya saya pemula sekali dalam membuat blog atau menulis ya hahaha
Tapi mari memulai membuat Blog sepertinya menyenangkan.
Kali ini saya akan membahas tentang Seminar . Yap seminar selama kuliah saya sudah sering mengikuti banyak seminar bahkan sejak SMA.
Kali ini yang akan saya bahas adalah PERTANYAAN.
Nah dalam seminar kan sering tuh dan bahkan dapaat dipastikan ada sesi tanya jawab.
Kali ini saya tidak akan membahas bagaimana cara bertanya yang sopan yada yada yada... HAHAHAHA
ini adalah secuil kekecewaan saya pada setiap seminar yang bejibun "SPONSOR" bejibun "PEMATERI". Bagus sih iya bagus banget tapi coba tebak apa yang akan diberikan para sponsor terhadap acara itu selain suntikan dana? Yap tepat sekali "DOORPRIZE" biasanya ini akan diumumkan di awal atau pertengahan oleh MC agar banyak yang bertanya. Namun perlu diingat ada beberapa Tipe Peserta seminar yang datang.
Cekidot ini dia versi saya :
1. Datang karena diundang atau delegasi
2. Datang karena kasihan sama temen berhubung temennya panitia
3. Datang karena mencari sertifikat untuk SKPI (anyway buat yg gatau SKPI tuh buat pendamping ijazah)
4. Datang karena ingin mengadakan riset atau akan membuat tulisan
Ya itu saja yang saya perhatikan sejauh ini. selebihnya kalian perhatikan sendiri deh sebagai panitia, peserta, atau undangan hahahahahaha. So, jadi begini ya para pembaca yang budiman walaupun ini tulisan agak gak jelas dan cuma pandangan saya saja kali ini saya akan membahas dan memberikan tips wuahahahahaha (so tau banget si) engga cuma mau kasih saran saja.
Oke jadi begini, It's okay buat para peserta yang datang cuma buat isi waktu luang atau cuma ya hanya yada yada yada karena teman atau apalah itu. Nah yang akan membuat seminar itu mengecewakan (INI MENURUT SAYA YAK) adalah ketika MC mengumumkan akan ada "DOORPRIZE" bagi penanya lalu langsung saja pada saat sesi tanya jawab banyak yang angkat tangan untuk bertanya (Yaiya lah siapa yg gamawwww sist). Ini dia nih pokok permasalahan yg bikin kecewa berat. Mereka yang datang seminar niatnya buat dapetin materi dan bener-bener pengen nanya eh malah gabisa tanya. LOH KOBISA? Gini nih ya gaes kalo di Moderator/ MC bener nunjuknya buat di jawab sama pemateri sih gamasalah. Tapi sebelnya kalo si Moderator itu nunjuknya salah (ya ga salah sih ga tepat aja) eh yg nanya pertanyaannya receh alias ngasal. Kan sebel yang beneran mau tanya malah ga kebagian buat tanya. DUH KESEL KAN. Saya pribadi waktu itu beberapa kali mengikuti seminar memang untuk mendapatkan materi tapi kecewa terus. Akhirnya di seminar terakhir saya cuma asal datang karena undangan sebagai finalis. Udah ya sambatnya (Sambat tuh dalam bahasa Jawa, artinya mengeluh). Intinya ya dengan cara seperti itu pertanyaan tidak tepat sasaran.
BERIKUT SARAN DARI SAYA SAAT SESI TANYA JAWAB AGAR TIDAK MENGECEWAKAN!!!
1. Hal paling mudah kalo ada DOORPRIZE yauda diem-diem bae di awal gosah tiba-tiba ngasih di pertengahan juga. Kasih aja di Akhir kalo emang ada loh ya
2. Sist Bro yang bikin seminar atau akan saran nih yak kalo emaang mau ngasih DOORPRIZE pertanyaannya di saring dulu (Buang2 waktu bet dah mbanya kalo ngasih saran kaya yg bisa bikin seminar aja) DARIPADA PEMATERI MENJAWAB PERTANYAAN RECEH DAN SUDAH JELAS ADANYA SEDI AKUTU
3. Cara menyaringnya adalah saat pemateri pertama selesai langsung saja dibuka sesi tanya jawab nah pas hari-H banyak tuh biasanya panitia yg gabegitu berguna (wkwkkw ga ga selo saya juga pernah jadi panitia ya kalian jangan sakit hati dong yak wkwkwk kalo jadi semacam saya pas hari H ga kepake banget) nah di sebar aja tuh panitianya buat ambil pertanyaan2 dari peserta yg mengajukan sambil lanjut pemateri kedua menyampaikan materi (NAH KAN GA BUANG_BUANG WAKTU TUH) setelah pembicara kedua selesai ulangi kegiatan yg saya sarankan (baca ndiri yak). Nah pada saat ini panitia yang sudah menyaring memberikan pertanyaan ke moderator dan pemateri biar di jawab sambil panitia lain nyaring lagi pertanyaan buat pemateri dua.
4. Kalo mau ada DOORPRIZE mendingan buat aja pertanyaan si moderator atau pemateri biar lebih bersemangat
Nah saran2 di atas menurut saya bisa membuat peserta tidak kecewa (Ya mengurangi lah) dan biar ga percuma kalian bayar pemateri mahal-mahal biar jawab pertanyaan yang berbobot. Bukannya pertanyaan receh yang cuma ngejar DOORPRIZE.
OKE GAES SEKIAN YA MAAF KALO NYABLAK SEENAKNYA WKWKW KAN BAGI BAGI PENGALAMAN. SEMOGA MEMBANTU. BERPIKIR CERDAS YA SAAT MENJADI PEMBACA. SALAM MAHASISWA !!!
Ya saya pemula sekali dalam membuat blog atau menulis ya hahaha
Tapi mari memulai membuat Blog sepertinya menyenangkan.
Kali ini saya akan membahas tentang Seminar . Yap seminar selama kuliah saya sudah sering mengikuti banyak seminar bahkan sejak SMA.
Kali ini yang akan saya bahas adalah PERTANYAAN.
Nah dalam seminar kan sering tuh dan bahkan dapaat dipastikan ada sesi tanya jawab.
Kali ini saya tidak akan membahas bagaimana cara bertanya yang sopan yada yada yada... HAHAHAHA
ini adalah secuil kekecewaan saya pada setiap seminar yang bejibun "SPONSOR" bejibun "PEMATERI". Bagus sih iya bagus banget tapi coba tebak apa yang akan diberikan para sponsor terhadap acara itu selain suntikan dana? Yap tepat sekali "DOORPRIZE" biasanya ini akan diumumkan di awal atau pertengahan oleh MC agar banyak yang bertanya. Namun perlu diingat ada beberapa Tipe Peserta seminar yang datang.
Cekidot ini dia versi saya :
1. Datang karena diundang atau delegasi
2. Datang karena kasihan sama temen berhubung temennya panitia
3. Datang karena mencari sertifikat untuk SKPI (anyway buat yg gatau SKPI tuh buat pendamping ijazah)
4. Datang karena ingin mengadakan riset atau akan membuat tulisan
Ya itu saja yang saya perhatikan sejauh ini. selebihnya kalian perhatikan sendiri deh sebagai panitia, peserta, atau undangan hahahahahaha. So, jadi begini ya para pembaca yang budiman walaupun ini tulisan agak gak jelas dan cuma pandangan saya saja kali ini saya akan membahas dan memberikan tips wuahahahahaha (so tau banget si) engga cuma mau kasih saran saja.
Oke jadi begini, It's okay buat para peserta yang datang cuma buat isi waktu luang atau cuma ya hanya yada yada yada karena teman atau apalah itu. Nah yang akan membuat seminar itu mengecewakan (INI MENURUT SAYA YAK) adalah ketika MC mengumumkan akan ada "DOORPRIZE" bagi penanya lalu langsung saja pada saat sesi tanya jawab banyak yang angkat tangan untuk bertanya (Yaiya lah siapa yg gamawwww sist). Ini dia nih pokok permasalahan yg bikin kecewa berat. Mereka yang datang seminar niatnya buat dapetin materi dan bener-bener pengen nanya eh malah gabisa tanya. LOH KOBISA? Gini nih ya gaes kalo di Moderator/ MC bener nunjuknya buat di jawab sama pemateri sih gamasalah. Tapi sebelnya kalo si Moderator itu nunjuknya salah (ya ga salah sih ga tepat aja) eh yg nanya pertanyaannya receh alias ngasal. Kan sebel yang beneran mau tanya malah ga kebagian buat tanya. DUH KESEL KAN. Saya pribadi waktu itu beberapa kali mengikuti seminar memang untuk mendapatkan materi tapi kecewa terus. Akhirnya di seminar terakhir saya cuma asal datang karena undangan sebagai finalis. Udah ya sambatnya (Sambat tuh dalam bahasa Jawa, artinya mengeluh). Intinya ya dengan cara seperti itu pertanyaan tidak tepat sasaran.
BERIKUT SARAN DARI SAYA SAAT SESI TANYA JAWAB AGAR TIDAK MENGECEWAKAN!!!
1. Hal paling mudah kalo ada DOORPRIZE yauda diem-diem bae di awal gosah tiba-tiba ngasih di pertengahan juga. Kasih aja di Akhir kalo emang ada loh ya
2. Sist Bro yang bikin seminar atau akan saran nih yak kalo emaang mau ngasih DOORPRIZE pertanyaannya di saring dulu (Buang2 waktu bet dah mbanya kalo ngasih saran kaya yg bisa bikin seminar aja) DARIPADA PEMATERI MENJAWAB PERTANYAAN RECEH DAN SUDAH JELAS ADANYA SEDI AKUTU
3. Cara menyaringnya adalah saat pemateri pertama selesai langsung saja dibuka sesi tanya jawab nah pas hari-H banyak tuh biasanya panitia yg gabegitu berguna (wkwkkw ga ga selo saya juga pernah jadi panitia ya kalian jangan sakit hati dong yak wkwkwk kalo jadi semacam saya pas hari H ga kepake banget) nah di sebar aja tuh panitianya buat ambil pertanyaan2 dari peserta yg mengajukan sambil lanjut pemateri kedua menyampaikan materi (NAH KAN GA BUANG_BUANG WAKTU TUH) setelah pembicara kedua selesai ulangi kegiatan yg saya sarankan (baca ndiri yak). Nah pada saat ini panitia yang sudah menyaring memberikan pertanyaan ke moderator dan pemateri biar di jawab sambil panitia lain nyaring lagi pertanyaan buat pemateri dua.
4. Kalo mau ada DOORPRIZE mendingan buat aja pertanyaan si moderator atau pemateri biar lebih bersemangat
Nah saran2 di atas menurut saya bisa membuat peserta tidak kecewa (Ya mengurangi lah) dan biar ga percuma kalian bayar pemateri mahal-mahal biar jawab pertanyaan yang berbobot. Bukannya pertanyaan receh yang cuma ngejar DOORPRIZE.
OKE GAES SEKIAN YA MAAF KALO NYABLAK SEENAKNYA WKWKW KAN BAGI BAGI PENGALAMAN. SEMOGA MEMBANTU. BERPIKIR CERDAS YA SAAT MENJADI PEMBACA. SALAM MAHASISWA !!!
Langganan:
Komentar (Atom)




